Pages

Subscribe:

Senin, 09 Januari 2012

NEXUS EVENT 2012 (3)

          Mari kita lanjutkan artikel sebelumnya. Artikel ini masih ada hubungannya dengan artikel sebelumnya jadi, Bagi yang baru membaca saya sarankan untuk membaca artikel sebelumnya yaitu NEXUS EVENT 2012 dan NEXUS EVENT 2012 (2) agar lebih mudah memahami artikel ini. Okey...!
         


C. Gelombang Super Dr. Paul Laviolette
Bila ingin memahami banyak hal yang akan datang, maka kita bisa melihat karya Dr. Paul Laviolette, seorang ilmuwan jenius. Ia adalah penulis sejumlah buku yang sangat terkenal, seperti The Talk of Galaxy, Earth Under Fire, Genesis of The Cosmos (Beyond The Big Bang), Subquantum Kinetics, dll. Beliau menyandang sembilan gelar dalam bidang fisika dari John Hopkins, MBA dari University of Chicago, dan PhD dari Portland State University.

                              Salah satu hasil karya Dr. Paul LaViolette
Dr. Laviolette adalah orang yang pertama kali memprediksikan bahwa limpahan partikel sinar kosmis berintensitas tinggi akan berjalan secara langsung ke planet kita daari tempat yang jauh dalam galaksi kita. Sebuah gejala yang kini telah dikonfirmasi oleh data ilmiah. Ia juga merupakan orang yang pertama mengungkap konsentrasi debu kosmis yang tinggi dalam titik kutub Zaman Es, menandakan bahwa pernah terjadi bencana kosmis global di masa lalu.

Konsentrasi debu kosmis yang menandai pernah terjadi bencana                  kosmis global
Berdasarkan hasil karyanya, ia membuat prediksi tentang masuknya debu yang berasal dari gugusan bintang kedalam sistem tata surya, sepuluh tahun sebelum dikonfirmasi pada 1993 oleh pesawat ruang angkasa Ulysses dan pengamatan radar dari selandia baru. Ia kini adalah presiden Starburst Foundation, sebuah lembaga ilmiah antardisiplin ilmu.
Satu hal yang berkait dengan peristiwa NEXUS 2012 – 2013 adalah bahwa Starburst Foundation menemukan paling sedikit dua gelombang super yang dapat menghasilkan zaman es baru sedang merambat menuju kita dari tempat asalnya, yang berjarak sekitar 26.000 tahun cahaya, yaitu dari dalam pusat galaktika dalam Gugusan Bima Sakti.
Yang perlu diperhatikan, sebagian ilmuwan telah mengukur jarak antara matahari kita dengan pusat galaktika yaitu 24 tahun cahaya. Sebagian pihak lain menganggap bahwa mungkin lebih mendekati angka 26000 tahun cahaya. . Wallahu a’lam bishshawab

                               Ledakan keras yang terjadi di pusat galaksi
Riset pada awal 1980-an telah membawanya ke contoh es yang berasal dari Greenland dan Antartika. Di Greenland secara khusus ia menemukan tingkat debu kosmis yang tinggi dalam bagian inti zaman es. Hal ini menegaskan hipotesis bahwa pastinya telah datang sinar kosmis dari pusat galaktika pada masa sekitar itu.
Kedatangan sinar itu mendorong debu galaktika masuk kedalam sistem tata surya kita yang menyebabkan perubahan iklim yang ekstrem di seluruh planet dalam sistem kita. Sinar kosmis ini mengisi area dengan debu termasuk matahari, dan radiasi yang mencapai Bumi datang dengan spektrum yang berbeda.  
Dari pandangan fisik, Dr. Laviolette membahas lebih banyak tentang langit yang memerah dan berdebu, serta sulitnya melihat bintang di malam hari. Tetapi yang paling penting adalah radiasi dalam spektrum inframerah yang menciptakan apa yang disebut Paul Laviolette sebagai Interplanetary hot-house effect. Seperti Bumi, sistem tata surya kita memiliki atmosfernya sendiri, yang disebut Heliopause. Seperti bidang magnetis bumi kita, gerakan Heliopause menciptakan “kepala” yang melingkar dan “ekor” yang menyempit.

                                           Heliopause
Para astronom yakin bahwa sistem tata surya kita adalah wilayah yang relatif bebas debu kosmis. Debu kosmis dan material beku dari luar angkasa di simpan di luar gelembung pelindung ini. Hal ini ditegaskan ketika pesawat ruang angkasa IRAS dan Ulysses memperlihatkan citra inframerah dri sistem tata surya kita yang dikelilingi oleh awan debu kosmis yang tipis dan halus dan kepadatannya semaikn meningkat ketika melewati Saturnus.
Jadi, bila debu kosmis mengelilingi Heliopause, apa yang membuatnya tiba – tiba masuk ke heliopaus? Bagaimana hal ini terjadi bersamaan dengan bara matahari yang kuat? Laviolette memperkirakan bahwa ada sesuatu yang mengusik heliopause dari luar, menghantamnya, menarik debu kosmis yang ada di dalamnya dan memberi tenaga pada matahari. Energi dan hantaman seperti itu akan sangat kuat. Tempat paling logis untuk mencari  energi sinar dahsyat seperti itu adalah Galaksi Gugusan Bima Sakti.
Yang terkait dengan ini adalah fakta penuh teka – teki bahwa kita telah menyaksikan tidak ada ledakan galaktika . besaran debu kosmis yang mengalir di dalam Heliopause telah meningkat secara mantap sebabnya hampir tiga kali sejak titik matahari maksimum terakhir pada 2001.
Selama titik hari maksimum pada masing – masing siklus sebelas tahunnya, polaritas matahari berubah, Utara menjadi Selatan, dan sebaliknya. Ketidakstabilan magnetik yang berlangsung singkat ini memungkinkan sejumlah debu kosmis masuk ke dalam Heliopause karena “Pelindung” matahari menipis. Namun begitu polaritas baru terbentuk, matahari biasanya dengan cepat menghalangi debu. Kali ini hal itu tidak terjadi. Debu kosmis telah mengalir masuk dari pusat Galaktika dan para astronomer tidak mampu menjelaskan penyebabnya.
          Ini adalah pertama kali hal seperti ini terjadi, paling tidak dalam kerangka waktu matahari kita. Belum lagi beberapa anomali dan gejala baru yang telah muncul tahun ini bersama dengan perubahan iklim di seluruh planet. Dan perubahan itu masih akan terus terjadi. Sangat mungkin bahwa sistem tata surya kita telah mengalami energi yang ada di mana-mana dari Ekuator Galaktika dengan bergeraknya kita ke dalam posisi dan sejajar dengannya pada 2012 ini.
Data terbaru memperlihatkan bahwa efek dramatis dan potensial mematikan dapat dihasilkan dari bara matahari dan menyemburkan massa koronal. Data substansial mengemukakan bahwa peristiwa ini, serupa dengan yang diantisipasi dengan skenario hari kiamat 2012, terjadi sekitar 14.950 tahun yang lalu dan dicatat oleh manusia purba. Peristiwa ini berlangsung selama beberapa ribu tahun lamanya, menjadi penyebab berakhirnya zaman es terakhir secara tiba-tiba, dan juga seleksi substansial terhadap populasi manusia.
Penemuan mengejutkan yang dilakukan oleh LaViolette, didukung oleh riset lain, mengemukakan bahwa peristiwa matahari ekstrem bersesuaian dengan Radiasi kuat yang datang dari pusat Galaksi Gugusan Bima Sakti dan dihubungkan dengan Sinar Gamma dan debu kosmis. Pengamatan belum lama ini telah memperlihatkan adanya peningkatan dramatis dalam Energi Sinar Gamma di Ekuator Galaksi yang akan sampai pada titik maksimumnya bersamaan dengan kesejajaran sistem tata surya kita pada 21 desember 2012. . Wallahu a’lam bishshawab.
Catatan lampau dalam inti es (13.880-13.785 SM) mengemukakan bahwa radiasi yang intensif dari peristiwa yang terakhir ini dapat berlangsung selama beberapa tahun. Tampaknya sangat mungkin bahwa kesejajaran ini akan menyebabkan peristiwa matahari ekstrem lain karena sejumlah faktor lain yang memicu “ titik matahari maksimum “ juga terjadi bersamaan pada tanggal pasti ini.
Fakta bahwa pusat Galaktika secara rutin meradiasi Sinar Gamma mematikan membuat sepertinya sangat tidak mungkin kehidupan ini (paling tidak seperti yang kita mengerti ) dapat bertahan di semesta ini. Cepat atau lambat kehidupan yang fana ini ditakdirkan untuk punah dan menuju ke dimensi yang lebih tinggi lagi.
Studi genetika terbaru tentang variasi kromosom Y oleh Dr. Marcus Feldman dari Stanford University memperlihatkan bahwa populasi tempat berasalnya populasi dunia saat ini, terdiri atas 2.000 individual. Entah bagaimana, manusia, flora, dan fauna dapat bertahan hidup pada BENCANA terakhir dan sebagian mungkin juga selamat pada 2012. . Wallahu a’lam bishshawab.
1.  Penemuan LaViolette
Tujuan utama Ekspedisi LaViolette adalah untuk mencari bukti tentang meningkatnya tingkat debu kosmis dalam catatan inti Es yang sesuai dengan Zaman Es terakhir. Lalu nagaimana Anda dapat mengatakan bila memang ada debu kosmis di dalam  es? Apakah itu adalah kehadiran elemen tertentu yang sedang dicarinya?Ya, LaViolette memang mencari contoh Iridium dan Nikel yang ada pada debu kosmis berkadar tinggi.     
           
                                      Pencarian Iridium
 Secara khusus ia sedang mencari logam berharga, yaitu iridium. Kandungan material ini kurang lebih seratus kali lebih melimpah daripada material kosmis lain dalam debu kosmis. Emas adalah elemen lain yang ia temukan pada tingkatan yang lebih atas pada kutub es.
Bagaimana dengan Beryllium? Dalam rangka untuk melakukan itu, Dr. Paul mengatakan bahwa anda perlu teknik analisis berbeda. Beryllium dapat ditemukan dengan Spektrometer Massal.
Paul menggunakan aktivasi Neutrino yakni ketika anda menghujani sampel anda dalam reaktor, membuatnya bersifat radioaktif dan kemudian mengukur Sinar Gamma yang dihasilkan. Dari situ anda dapat mengatakan apa yang ada di dalam es.
Dengan Beryllium 10, isotop Beryllium dibentuk dalam atmosfir ketika atmosfir diserang oleh Sinar Kosmis. Dalam rangka untuk memisahkan isotop tertentu dengan isotop Beryllium lain, Anda memerlukan akselerator. Ini adalah pendekatan yang sepenuhnya berbeda tetapi sebagian orang lain telah menyelesaikannya. Mereka menemukan Beryllium 10 berkadar tinggi di dalam es. Jadi peristiwa ini memang pernah terjadi sebelumnya.
Sejumlah pengujiannya dilaksanakan dari kedalaman berbeda, atau lebih tepatnya adalah dengan contoh Es  yang sesuai dengan periode antara 12.000-16.000 tahun lalu pada zaman es terakhir. Contoh itu sesuai dengan waktu kepunahan hewan di bumi, di Zaman punahnya Dinosaurus secara massal.

Pada akhir 2012 kita dapat memperkirakan adanya hantaman paling sedikit lima gelombang super dengan kekuatan cukup kuat untuk menciptakan Zaman Es baru. Hantaman akan berjalan dengan kecepatan lebih cepat dari kecepatan cahaya , dari titik awal mereka yang berjarak 26.000 tahun cahaya jauhnya, yaitu Lubang Hitam di pusat Galaksi Gugusan Bima Sakti.   
Yang belum jelas adalah apakah inti Galaktika dari Gugusan Bima Sakti memang meledak 26.000 tahun lalu. Bila sinar berjalan dengan kecepatan cahaya, maka akan memerlukan waktu yang sama untuk mencapai Bumi kita, atau lebih cepat. Ini artinya berjalan lebih cepat dari kecepatan cahaya. Ini bukanlah sesuatu yang tidak mungkin karena teleskop kita telah mencatat kecepatan jet galaktika yang bergerak paling sedikit lima kali kecepatan cahaya.

Sabtu, 07 Januari 2012

NEXUS EVENT 2012 (2)

B. BUMI DISERANG SINAR GAMMA

           Ketika kesejajaran terjadi, planet kita akan dihujani oleh sinar gamma yang paling mematikan yang pernah ada, yang dikeluarkan dari galaksi Gugusan Bima Sakti. Kekuatannya sampai 3,5 triliunan volt elektron.
 

Sinar Gamma
            Kita akan dihadapkan pada arus sinar gamma ini selama paling tidak beberapa bulan. Ini akan bersamaan dengan berlangsungnya pemrogaman kembali DNA kita.
            Beberapa planet lain dalam sistem tata surya kita juga dipengaruhi oleh pemanasan global. Sangat mungkin karena sistem tata surya kita semakin dekat keekuator galaktika, di mana triliunan volt elektron dimuntahkan dari celah hitam. (volt elektron adalah unit energi, e x V, sehingga ditulis eV, yaitu jumlah energi yang diperoleh elektron tunggal tidak terikat ketika ia berakselerasi melalui perbedaan potensial elektrostatis dari 1 volt).
            Sejumlah ahli fisika telah menemukan bukti adanya photon (satuan energi dalam cahaya) tertinggi terdeteksi keluar dari ekuator Gugusan Bima Sakti. Ahli fisika dihampir selusin lembaga penelitian termasuk New York University telah menemukan bukti tentang emisi sinar gamma berenergi sangat tinggi dilepaskan dari Gugusan Bima Sakti. Hal ini menandai energi paling tinggi yang pernah dikeluarkan berasal dari ekuator galaktika.

                                                        Ekuator Galaktika
Percobaan satelit terdahulu telah melihat emisi sinar gamma di sepanjang ekuator galaktika yang mencapai 30 miliar volts elekton saja. Muatan partikel energi matahari kita sekitar 500 ribu volts elektron saja. Sedangkan yang mereka temukan hampir 7 juta kali energi matahari kita dan berjalan – jalan dengan kecepatan cahaya. Artinya hampir 7 juta kalli bentuk energi yang dihasilkan oleh matahari kita. Inilah sebabnya tmperatur pada masing – masing planet dalam tata surya semakin meninggi.
Kesimpulannya, kita akan bersejajar dengan ekuator dan akan dapat melihat pusat galaktika seluruhnya melalui pembukaan celah gelap pada 21 Desember 2012, seperti yang telah diramalkan oleh bangsa Maya.
Kesejajaran ini tentu akan menyebabkan meningkatnya temperatur pada setiap objek di dalam sistem tata surya kita, termasuk matahari. Radiasi sebanyak itusecara langsung diyakini bersifat sangat mematikan dan akan merusak semua materi organik. Jadi sangat mungkin jika energi ini melanda Bumi, kita semua akan mati.
Sebagian besar galaksi memerlukan sumber energi masif dari kekuatan yang sangat untuk menstabilisasikan orbit bintang di dalamnya. Mesin yang mendorong rotasi dan bentuk masing – masing galaksi terdiri atas apa yang disebut oleh ahli fisika bintang sebagai lubang hitam sangat masif yang berada di pusatnya langsung.

Lubang Hitam
Lubang hitam ini berlokasi di pusat gugusan Bima Sakti, berisi massa yang diperkirakan lebih dari satu triliunan bintang dan diyakini berdiameter lebih dari dua triliunan mil. Banyak ahli fisika bintang dan kuantum terkemuka juga percaya bahwa lubang hitam super masif berputar pada laju yang luar biasa tinggi disebabkan oleh massanya yang berlimpah ruah.
Pada laju perputaran yang tinggi seperti ini, medan gravitasional yang terprojeksi dari lubang hitam tidak berbentuk bola, tapi agak merata untuk membentuk lempeng berputar yang masif tapi sangat tipis. Bidang galaktika dalam Gugusan Bima Sakti dapat dengan mudah diidentifikasi ( bahkan oleh mata yang tidak terlatih ) ketika seseorang memandang bentuk dan karakterisitk galaksi.
Dari cerita yang diberikan oleh teleskop Hubble dan simulasi komputer yang diprojeksi, kita dapat dengan mudah melihat bahwa seluruh materi bergerak dibentuk disekitar pengaruh gravitasional yang merata ini. Hal ini juga menjelaskan mengapa hampir semua galaksi rata dan berlingkar. Bila melihat ke galaksi Gugusan Bima Sakti, anda akan melihat lengkung gelap yang memperlihatkan dimana lokasi bidang gravitasional ini berada. Lengkung itu juga memperlihatkan pada anda di mana debu dan massa galaktika dikumpulkan sejak lahirnya galaksi itu. Di sinilah kita dapat dengan mudah melihat lokasi bidang galaktika, yang sebenarnya disebut oleh sains modern sebagai equinox galaktika.
Hubungannya Dengan Masa Depan Manusia
Di Gugusan Bima Sakti, yang merupakan galaksi aktif, sistem tata surya kita bergerak memutar di atas dan di bawah bidang galaktika. Dengan semakin mendekatnya sistem bintang dan planetaria termasuk diri kita pada bidang galaktika, maka pengaruh gravitasional meningkat. Ini kemudian akan mengganggu stabilitas masing – masing planet, termasuk Bumi.
Perjalanan menuju bagian paling padat dari bidang gravitasional ini menjadi penyebab langsung dari siklus yang mengganggu dan perubahan kutub yang kita tak tahu tercatat sepanjang sejarah. Sifat sistem tata surya kita yang bersiklus ini, dengan bergeraknya kita melintasi Gugusan Bima Sakti menjadi dasar pembuatan sistem kalender yang sangat akurat oleh sejumlah peradaban kuno.

                                                 Celah gelap/ equinox galaktika
Bangsa Maya sendiri menjelaskan apa yang mereka sebut “ celah gelap ” atau “ bidang galaktika ”. mereka menyatakan bahwa pada akhir zaman, yang membawa pada perusakan di seluruh dunia, dijelaskan sebagai keadaan dunia yang sedang duduk di celah gelap.
Kendati bangsa Maya tidak dengan jelas menghadirkan sains di balik pertanyaan mengapa bidang glaktika menyebabkan implikasi yang cukup parah terhadap stabilitas Bumi, dalam istilah modern begitu jelas bahwa kita sedang membicarakan peristiwa yang sama.
Ini adalah suatu peristiwa ketika Bumi melewati equinox galaktika / celah gelap bidang pusat. Semuanya merujuk pada satu siklus dan pengaruh gravitasional yang merusak yang diciptakan oleh lubang hitam sangat masif di pusat Gugusan Bima Sakti.
Para peneiliti dan ilmuwan sepakat bahwa kita sedang mendekati titik akhir dari apa yang dikatakan oleh bangsa Maya sebagai “zaman saat ini”. Walaupunbanyak kelompok ilmiah masih memperdebatkan implikasi sepenuhnya dari apa yang akan diakibatkan oleh melintasnya bidang galaktika terhadap Bumi, kita telah mulai melihat berbagai tanda awal bahwa pengaruh gravitasional yang meningkat telah mngenai dunia dan planet lain dalam tata surya.
Dengan semakin dekatnya kita pada bidang gravitasional, kita akan terus mengalami cuaca yang parah, efek geologis seperti gempa, tsunami, angin topandan aktivitas gunung berapi dengan frekuensi dan intensitas yang semakin meningkat. Ketika kita menembus bagian terpadat dari bidang galaktika dan mengalami efek gravitasional penuh, kita bisa menyaksikan bara matahari yang belum pernah kita saksikan sebelumnya, hujan meteor yang tak terkirakan dan pergeseran kutub geografis.
Berbagai benda langit mungkin akanmelintasi sistemm tata surya kita karena mereka juga dipengaruhi oleh bidang gravitasional. Hal ini bisa menjadi penjelasan bagi catatan kuno tentang sejumlah bencana di seluruh dunia yang dibarengi oleh melintasnya beberapa benda, komet, atau apa yang dikatakan ileh para peneliti sebagai “ planet X”. Efek yang lebih parah yang dapat menyebabkan krusakan di seluruh dunia adalah pergeseran kutub yang kemungkinan besar akan terjadi pasa kurun waktu antara 2008 dan 2014.
Simulasi komputer telah memanfaatkan sekumpulan pengetahuan. Kita memiliki pulujan model galaktika dan ada satelit, yang mengatakan bahwa sistem tata surya kita sudah pasti akan mulai melintas pada bifang galaktika dalam waktu dekat ini.

Jumat, 06 Januari 2012

NEXUS EVENT 2012


Assalamualaikum wr. Wb.
Siapkan segelas kopi atau cemilan lain karena artikel ini cukup paaaanjaaaannnng.......,
key.!!!
Selamat menikmati.........



“ ARE YOU READY ? ”
A.   HUNAB KU – ( RAHIM IBU )

Saya ingin berbagi buah pikiran dengan Anda tentang penelitian dan pengetahuan ( bahasanya terlalu tinggi ) saya mengenai skenario 2012. Skenario ini akan disederhanakan sehingga para cendekia dan ilmuwan dapat beragumentasi tentang beberapa bagian tertentu. Namun fakta utamanya adalah sebuah kebenaran.

1.    PENGETAHUAN MAYA KUNO
                                                      pohon kehidupan bangsa maya

               Jauh di dalam pusat gugusan Bima Sakti “ Milky Way ”, ada lubang hitam “ Black Hole ” yang oleh komunitas ilmiah dinamakan “ Sgr. A. “
               Bangsa Maya menyebutnya “ pohon kehidupan ”. sudah merupakan kepercayaan turun temurun di kalangan bangsa Maya bahwa di pusat galaksi ada titik yang dikenal sebagai Hunab ku, yang merupakan tempat berasalnya kesadaran.
               Menurut catatan Maya Kuno, Hunab Ku,adalah titik berangkatnya “ Sang Pencipta Utama ” yang mencipta dan merusak. Sebagian besar kita diciptakan dalam wilayah ruang angkasa ini. Namun demikian, tidak ada cerita tentang Hunab Ku –Sang Pencipta Utama, karena ia dipandang sebagai kekuatan penciptaan akhir ( dalam kenyataannya tidak sungguh – sungguh memiliki bentuk yang dapat dilihat dan secara bersiklus mempengaruhi kehidupan melalui pusat galaktika ).

                                                    reruntuhan maya kuno


 Dalam kenyataannya SANG PENCIPTA utama tidak sungguh – sungguh memiliki bentuk yang dapat dilihat.
               Kemungkinan besar lubang hitam di pusat gugusan Bima Sakti menjadi pintu gerbang menuju semesta raya yang lebih tinggi dan memiliki realitas yang sama sekali berbeda. Dari aspek kosmis, lubang hitam biasanya berlokasi di berbagai pusat galaksi. Riset terakhir menemukan bahwa lubang hitam merupakan titik penetrasi kedalam dan keluar semesta raya. Dan semua lubang hitam terhubung berbagai jaringan pintu gerbang kosmis. Di dalamnya ada titik ketunggalan, tempat semua hukum fisika yang sudah kita kenal dan berlaku runtuh dan tidak lagi berfungsi.

  Lubang hitam adalah pintu gerbang menuju semesta raya yang lebih tinggi
               Sang Tunggal yang mewariskan pengetahuan kepada bangsa Maya menekankan bahwa Hunab Ku-tempat berasalnya kehendak sang Pencipta Akhir terwujud.
               Hunab Ku juga disebut sebagai “ Rahim Ibu ” , yang secara terus menerus melahirkan bintang baru, matahri dan sistem planet kita. Hunab Ku menjalankan segala sesuatu yang terjadi di galaksi dan bertindak secara periodik dengan ledakan energi kesadaran yang sangat kuat dari pusat galaktika.
               Para astronom menegaskan bahwa pusat galaksi yang kita sebut “ Galaksi Bima Sakti ” ( Milky Way ) berbentuk seperti lempeng yang ceper dengan lubang hitam di tengahnya, menelan bintang yang ada, dan pada saat yang sama melahirkan bintang baru. Namun demikian, mayoritas dari “ sains arus utama” masih mempertimbangkan bahwa waktu adalah sesuatu yang linear dan mengalir dalam satu arah saja. “ Sang Tunggal ” yang mewariskan pengetahuan pada bangsa Maya, dengan jelas mengemukakan bahwa waktu sebenarnya mengalir dalam cara melingkar atau bersiklus.
               “ Mereka ” dengan jelas memperlihatkan bahwa ada permulaan dan ada akhir bagi semua hal, dan juga bermulanya kembali setelah akhir dari siklus waktu. Guru yang sangat canggih ini meninggalkan pengetahuan hebat tntang pengukuran waktu ekstrem, menginstruksikan bangsa Maya bahwa waktu itu sendiri berasal dari  Hunab Ku dan dikendalikan olehnya pada saat yang sama. Bila kita menarik garis sejajar dengan “ Budaya Kuno ” lain seperti Mesir, budaya yang dipandang menyembah matahari, ( naudzubillahhi ), gambaran ini pun muncul :
                                  
“ mereka tidak menyembah matahari sebagai sebuah matahari, tetapi sebagai kekuatan kreatif yang cerdas yang membawa kehidupan”

Matahari yang disembah berbagai kebudayaan di dunia
               A hau adalah istilah yang merujuk pada matahari dan Ajpu adalah istilah yang merujuk pada sinarnya. Kedua istilah ini dipergunakan demikian sering untuk memperlihatkan pada kita “ akhir ” dari keberadaan fisik kita (yang biasa ini) pada 2012 dan “ awalnya sebuah kesadaran baru ” atau eksistensi dalam dimensi yang lebih tinggi dalam semesta raya kita.
               Hal yang begitu sangat penting bagi kita semua sdalah bahwa nenek moyang  telah menyampaikan pesan melalui kalender hitung panjang bangsa Maya, bahwa pada sebuah tanggal di masa depan nanti, ( yang pada kalender Gregorian bersesuaian dengan tanggal 21 Desember 2012 ) akan ada kesejajaran kosmis antara Bumi, Matahari, kelompok bintang Pleiades dan pusat gugusan Bima Sakti – Hunab Ku. Pada hari itu, menurut peradaban Maya Kuno dan kemudian peradaban Meso-Amerika, yang akan terjadi adalah kembalinya Quetzalcoatl (dewa pencipta langit). Apakah peristiwa ini akan berlangsung masih belum diketahui. Wallahu a’lam bishshawab.
               Dari titik pandang astronomi, pada 2012 bintang kita (matahari) akan bersejajar dengan titik pusat galaktika. Ini amat sangat berarti bagi orang – orang dulu. Disamping itu, kita lebih banyak mendengar tentang astrology tersembunyi dan berbagai aspek dari 12 tanda zodiak daripada efek yang berasal dari kesejajaran kutub planet kita dan pusat galaktika dan seterusnya.
               Pada 21 Desember 2012, pukul 11:11 pagi waktu Universal (yang juga dikenal sebagai Titik Waktu Nol atau Zero Time Point ), matahari akan dan planet kita akan berada dalam kesejajaran yang hampir sempurna (saya tidak mengatakan sempurna karena di dunia ini tidak ada yang sempurna, karena Kesempurnaan itu Hanyalah milik-Allah Tuhan semesta alam). Pada hari yang sama, bila kita memandang bahwa segala sesuatu “ Urung Terjadi” atau ada dalam jalur yang sama, matahari kita akan berada dalam titik matahari maksimalnya. Gerhana sistem tata surya kita akan bersinggungan dengan bidang galaktika, yang juga disebut “ekuator galaktika” dari gugusan Bima Sakti.
               Selanjutnya, peristiwa ini juga dinamakan kesejajaran planet. Nenek moyang memandang hal ini sebagai kepentingan paling tinggi bagi kehidupan planet ini. Nenek moyang Bangsa Maya memandang tanggal 21 Desember 2012 sebagai tanggal kelahiran kembali. Juga sebagai permulaan era baru hasil dari perlintasan meridian matahari melalui ekuator galaktika dan kesejajaran bumi dengan pusat gugusan Bima Sakti.
               Silang kosmis (cosmic cross) ini dipandang sebagai personifikasi dari pohon sakaral ( pohon kehidupan ). Pohon yang diingat oleh sebagian besar tradisi spiritual kuno sebagai kesejajaran dengan jantung kosmis galaksi, ketika terjadi pembukaan atau saluran energi kosmos dan melewati Bumi, pada saat yang sama membersihkan semua kotoran dari berbagai bentuk kehidupan di planet ini, dan mengangkatnya ke tingkat keberadaan getaran yang lebih tinggi.
               Bahkan orang – orang yang sangat ragu (makhluk evolusioner dengan kesadaran rendah) sulit untuk menolak apa yang disebut kosmologi Maya karena penjaga waktu tersebut telah mewariskan metodologi pencatatan waktu yang begitu teliti dan cermat. Metode itu lebih akurat daripada yang kita gunakan sekarang.

                                  
                                   Piramida Bangsa Maya (  di chicen itza, meksiko )

               Piramida mereka (seperti yang ada di Chichen-itza di meksiko), dibangun dengan sangat teliti dan cermat. Merreka secara tepat memperlihatkan momen titikbalik matahari dan pergantian siang dan malam (equinoxes) sepanjang tahun, yang disebabkan oleh pergerakan Bumi yang sangat lambat di skitar sumbunya.
               Pada beberapa piramida lain di Teotihuacan, Meksiko, kita dapat melihat penjabaran semua orbit dari berbagai planet dalam sistem tata surya kita dengan sangat tepat. Mereka memiliki piramida Matahari, piramida Merkuri, piramida Venus, dan piramida bagi seluruh planet di dalam tata surya. Matematika yang digunakan dalam konstruksi dan korelasi sesamanya sangat tepat sehingga bisa memusingkan kepala Anda (termasuk Saya).
               Ketepatan yang sangat ekstrem ini tidak mungkin datang dari orang – orang primitif. Ini hanya dapat datanng dari masyarakat yang memperoleh pengetahuan yang jauh melampaui pengetahuan milik kita ini, paling tidak dalam arena publik.
               Bukti bahwa peradaban seperti itu telah ada di masa lalu tersebar di seluruh dunia. Di Lebanon (sekitar 44 mil dari Beirut) terdapat lokasi reruntuhannya yang begitu menakjubkan. Tempat ini barnama Baalbek, yang juga disebut dalam Kitab Perjanjian Lama Para Raja.
               Bebatuannya disebut Trilithon, yang secara resmi dianggap sebagai bebatuan yang paling masif didunia yang telah digunakan untuk tujuan konstruksi atau pembangunan. Terlepas dari perkiraan sebagian ilmuwan bahwa berat bebatuan itu sekitar 800 ton (sebenarnya adalah tidak seorang pun dapat mengatakan secara sangat pasti berapa berat sesungguhnya). Bisa saja dua kali lipat angkka itu, atau paling tidak jauh melampaui 800 ton. Wallahu a’lam bishshawab.
               Bebatuan itu begitu besar sehingga kita tidak tahu pasti beratnya. Bebatuan ini dalam keadaan terpotong, dibentuk, dan dipindahkan ke Baalbek dari tempat yang berjarak sekitarr 5 mil. Kemudian mereka diangkat keatas, ditegakkan dan saling terhubung dengan hampir sempurna. Desainnya mendekati sempurna, sehingga anda tidak dapat menyelipkan sehelai kertas atau anak tangga di sela – sela bebatuan tersebut.
               Bagaimana mungkin orang – orang dulu dapat melakukan itu masih belum jelas benar ( walaupun di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin jika-Dia Menghendaki ). Banyak rumor yang beresar, mulai dari penggunaan teknologi antigravitasi, sampai legenda yang bercerita tentang adanya populasi raksasa yang hidup di sana tepat setelah banjir besar dan bagaimana raksasa itu akhirnya membangun Baalbek.
                 
                                               Bebatuan paling masif di dunia
               Satu hal yang pasti bahwa pada masa sekarang ini kita tidak memiliki crane ( perangkat – perangkat dalam kontruksi ) yang sanggup mengangkat beban seberat itu. Menggesernya pun tidak. bahkan untuk beban yang beberapa kali lebih kecil dari bobot bebatuan Trilithon, kita harus menggunakan beberapa crane ditambah bantuan helikopter.
               Bila kita pada masa sekarang ini tidak dapat mengangkat bebatuan itu, bagaimana hal ini dapat diwujudkan oleh para pembangun Baalbek ribuan tahun lalu? Belum lagi mereka memindahkan bebatuan itu sejauh 5 mil. Tidak ada pohon yang dapat menahan beban itu. Bahkan pepohonan dengan kayu paling keras sekalipun akan cepat ringsek dihimpit batu Trilithon yang sangat berat. Kebohongan yang disampaikan oleh Discovery Channel tentang pembangunan Piramida di Giza tidak berlaku di sini.

 Yonaguni
Dapatkah anda membayangkan cara mereka membangunnya???
               Berbagai kisah resmi yang dipaparkan oleh media terkemuka tentang bagaimana Piramida Giza dibangun terkesan Aneh dan Ngawur. Belum lagi tentang Yonaguni, strutur kuno di bawah air yang sngat mungkin berusia lebih dari 12.000 tahun.
               Terlepas dari kepentingan kita untuk mengakui bahwa kita berada sangat jauh dari puncak evolusi kehidupan yang pernah hadir di planet in, ada sejumlah besar bukti tersebar di seluruh dunia. Bukti itu adalah kemunculan kelompok orang yang disebut dengan Men in Black  yang bertanggung jawab dan berperan dalam menarik, menyembunyikan dan merusak (bila perlu) apa saja yang dapat berperan sebagai bukti tentang apa yang sesungguhnya pernah terjadi di Bumi sebelum ini.
               Bila Anda tidak tahu apa yang pernah terjadi sebelumnya, Anda tidak akan mengerti mengapa banyak hal seperti adanya mereka; Anda tidak memiliki isyarat tentang siapa Anda dan mengapa Anda hanya memiliki kesadaran ini. Misteri Men in Black ini telah dirusak dengan kemunculan sejumlah film layar lebar yang mencerminkan kebohongan fiksi ilmiah. Film – film itu bahkan tidak mendekati peristiwa nyata atau sesungguhnya. Ini mungkin hanya kelompok dengan nama berbeda tapi dengan tujuan yang sama.
               Oleh karenanya, kita jangan bersikap begitu abai terhadap pengetahuan dan pesan yang telah ditinggalkan oleh nenek moyang. Sungguh penting bagi kita mempelajari pengetahuan kuno yang sedang berbicara tentang perlmulaan dan akhir siklus yang merupakan bagian dari kepentingan yang krusial bagi kehidupan planet ini.
               Orang – orang yang tidak sadar akan sejarah sejatinya akan tersesat dan mudah dimanipulasi dengan mudah. Sementara itu sebagian kecil dari kalangan yang disebut “Elite” yang memiliki informasi nyata tentang apa yang benar – benar terjadi di sini di masa lalu sudah mengambil manfaat besar. Hal ini memberi mereka ruang yang luas untuk memerintah dan mengatur.
               Nenek moyang sudah menjelaskan bahwa semua ini hanyalah bagian dari siklus, dan setiap siklus memiliki awal dan akhir. Kali ini, siklus itu berakhir pada 21 Desember 2012. Jadi, marilah kita mulai menganalisis (berdasarkan aspek astronomis) apa yang mungkin terjadi di sekitar tanggal yang ditentukan oleh bangsa Maya sebagai hari terakhir dan dari Kalender Hitung Panjang yang mereka susun.
                                  
                                   Kalender perhitungan bangsa maya

               Terlepas dari kenyataan bahwa masih ada waktu beberapa tahun lagi, dunia kita ini mulai mengalami perubahan yang tidak terlihat, ekstrem, dan cepat. Jumlah itensitas bencana alam telah meningkat dengan cepat. Para ilmuwan telah mencatat perilaku yang tidak biasa dari Matahari kita yang secara langsung memengaruhi seluruh planet dalam tata surya kita. Pernahkah Anda memperhatikan keadaan yang sangat terang benderang pada seluruh planet dalam tata surya kita?
               Apakah pengeluaran energi yang berasal dari pusat Galaksi Bima Sakti, yang dideteksi oleh Dr, scott Hyman, merupakan penyebab begitu banyak perubahan yang terlihat yang terjadi dalam sistem kita? Bangsa Maya akan dengan jelas dan tegas menjawab, Ya!.
Wallahu a’lam bishshawab.
               Bangsa Maya juga mengatakan bahwa emisi kolosal “ Bentuk energi yang tidak diketahui ” dari pusat Gugusan Bima Sakti yang mengubah dasar fisika dunia kita; kondisi kehidupan materi dan nonmateri yang akan bertahan sampai akhir siklus berikutnya.
               Pada tanggal 20 Desember 2012 menurut catatan Maya Kuno, umat manusia akan memasuki era baru dalam  kesadaran yang lebih tinggi. Semua yang ada di planet ini akan mengalami apa yang disebut perubahan kesadaran. Semakin banyak individu mulai bangun dan bertanya tentang siapa dirinya, apa arti kehidupan, mengapa mereka tidak boleh memakan daging lagi dan dengan mudah mengalami kekurangmampuan yang begitu jelas untuk dapat hidup dengan cara lama.
               Pada 2012, kita semua memiliki peluang meninggalkan cara-cara lama dan belajar untuk hidup dalam damai dan harmoni dengan semua makhluk yang hadir di kosmos ini. Proses kelahiran kembali menjadi makhluk separuh etheric (menurut masukan yang dihasilkan dari piktrogram di ladang / crop circle di seluruh dunia terutama di Inggris), akan mulai antara tanggal 13-21 Desember 2012 (akhir Matahari kelima). Proses akan selesai pada 28 Maret 2013, yang sebenarnya adalah akhir dari kalender Matahari-Venus dan pada saat yang sama adalah awal dari Matahari Keenam.
               Selama proses ini, sinar kosmis yang akan membawa pemrograman kembali DNA akhir dari kehidupan yang hadir di tata surya kita akan tiba. Itulah sebabnya amat sngat penting bagi kita semua untuk memperhatikan pesan yang datang dari lingkaran ladang (crop circle) ini, dan apa yang harus dilakukan berkaitan dengan peristiwa 2012.